Senin, 06 Juli 2026

Informasi Produksi Choujin Bibyun

6 Juli 1976, tokusatsu karya Shotaro Ishinomori ini memulai episode perdananya. Bibyun adalah sekuel dari Akumaizer 3.

 

Kelanjutan Sebagai Pahlawan Transformasi Sejak Awal

Akumaizer 3 dikenal sebagai kelompok pahlawan yang merupakan para iblis yang membelot untuk melindungi manusia, namun mereka awalnya tidak pernah menyamar sebagai manusia untuk berbaur dengan masyarakat. Sampai pada pertengahan cerita, Zabitan sang pemimpin Akumaizer menggunakan identitas manusia sehingga unsur henshin hero (pahlawan transformasi) yang umum kembali digunakan. Bibyun sebagai kelanjutannya langsung menggunakan konsep henshin hero tapi kali ini pada ketiga pahlawannya. 

Pada tahap perencanaan, judulnya adalah Akumaizer 3: Majin Hunter dan seharusnya memang menjadi sekuel langsung. Tapi sponsor meminta "kembali ke transformasi tradisional" sebagai syarat, dan hasilnya para pahlawan dan musuhnya dibuat baru sepenuhnya. Drama tokoh bertopeng sulit diterima untuk anak-anak, dan Uchuu Tetsujin Kyodain yang sedang tayang bersamaan juga diubah menjadi cerita ala henshin hero. Ketiga Akumaizer hanya muncul di episode pertama sebagai jiwa yang diwariskan kepada ketiga Choujin. 

  

Kembalinya Unsur Gaib Dengan Tambahan Unsur Atletik

Kontras lainnya adalah Choujin Bibyun tampil dengan citra pahlawan yang cerah dibandingkan Akumaizer yang memiliki konflik pahlawan bukan manusia dan pertarungan dengan ras yang sama. Meski begitu ada unsur yang terbawa dari pendahulunya yaitu unsur gaib karena "occult boom" masih ramai saat itu. Kali ini para Choujin melawan monster dengan motif berdasarkan yokai alias hantu Jepang.

Zushen, Bibyun dan Bashan.
Ketiga Choujin adalah Kei Tsukimura/Bibyun, Go Watabe/Zushen dan Ichiro Suga/Bashan. Kei diperankan oleh Shigeru Araki (Kamen Rider Stronger) dan Go oleh Yasuhiko Uchida (Apollo Geist di Kamen Rider X). Ketiganya adalah mahasiswa dan atlet senam, angkat besi dan renang dari Universitas Taiyou, dan pemilihan latar belakang atlet dan unsur olahraga adalah karena terpengaruh oleh Olimpiade Musim Panas Montreal yang diadakan pada waktu berdekatan saat itu. Unsur olahraga juga mempengaruhi adegan aksi setelah transformasi, yang disebut-sebut juga mempengaruhi serial Super Sentai di kemudian hari.

 

Penayangan Resmi

Pada awal tahun 2020, kanal Toei Tokusatsu World Official dibuka di Youtube dan menayangkan beragam tokusatsu Toei terutama yang era 90an kebawah, salah satu diantaranya adalah Bibyun. Kedua episode perdananya bisa ditonton dalam takarir bahasa Inggris.

Episode 1 - Ayo Membasmi Yokai! Munculnya Choujin!!


 Episode 2 - Seekor Harimau dari Rawa? Selamatkan Lisa!

 
 
 

Pengaruh Di Kemudian Hari

Pada bulan Oktober 1976, di tahun yang sama dengan penayangan Choujin Bibyun, sebuah variety show bernama Migoro! Tabegoro! Waraigoro! dimulai. Pada acara ini muncul tokoh parodi pahlawan tokusatsu bernama Densenman. Meskipun parodi, Densenman didesain oleh Ishinomori dan topengnya adalah modifikasi dari Bibyun.

Pada tahun 2004, Ishimori Pro menciptakan Gotochi Hero (pahlawan lokal di Jepang) bernama Sea Jetter Kaito. Tokoh yang terutama ditampilkan pada Ishinomori Mangakan (Museum Manga Ishinomori) di Ishinomaki (kota kelahiran Ishinomori) ini didesain oleh Masato Hayase dari Ishimori Pro. Namun desainnya tidak sepenuhnya baru karena mengadaptasi dari Tetsu Majin Shadol, yaitu salah satu desain yang tidak jadi digunakan untuk Bashan.

Meski tidak disebutkan secara gamblang, beberapa desain para Choujin disebut-sebut menjadi inspirasi bagi beberapa Heisei Kamen Rider. Kemiripan desain paling terlihat pada beberapa Combo (wujud alternatif) di Kamen Rider OOO

 


Sumber

  •  https://ja.wikipedia.org/wiki/%E8%B6%85%E7%A5%9E%E3%83%93%E3%83%93%E3%83%A5%E3%83%BC%E3%83%B3
  • https://dic.pixiv.net/a/%E8%B6%85%E7%A5%9E%E3%83%93%E3%83%93%E3%83%A5%E3%83%BC%E3%83%B3 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar